Minggu, 25 November 2012

Wisata Kulon Progo - Part1


Hemmmm,,btw dah pada mengetahui kan yya Kulon Progo itu terletak dimana??? pastinyaa donk . . .
Oia,, untuk yang belum tauu,,tahun 2014 nanti akan dimulai pembangunan Bandara di kecamatan Temon,, dan 2016 akan mulai beroperasi. Alhamdulillah,,akhirnya terbuka satu jalan bagi daerah ini untuk berkembang dan semakin dikenal :)
Kulon Progo merupakan salah satu dari 5 kabupaten/kota yang masuk provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. . Dengan semboyan "Kulon Progo BINANGUN", daerah yang terbagi dalam 12 kecamatan dan terletak di kulon (baca: barat) kali Progo ini menjadi terasa spesial untuk saya. .Di sinilah tempat saya dilahirkan,, mengeyam pendidikan, dan merasakan lika-liku kehidupan *ihiiir* . . sudah sejak lama saya ingin mengulas tentang wilayah ini, Kulon Progo The Jewel of Java. . yuk mari kita tilik sedikit lebih dalam tentang obyek wisata di KP.


  • Pantai Glagah


    • Ini diaaa,, pantai yang termasuk dalam daftar tempat yang wajib dikunjungi di Kulon Progo. Tiket masuk untuk 2 orang dan 1 sepeda motor,hanya 7000 rupiah saja.murah bukan? Di sini pantai terbagi-bagi menjadi beberapa daerah. di bagian Timur,, ada dermaga baru dan sering juga dijadikan lokasi perkemahan. .sedikit bergeser ke barat,, terdapat pantai yang penuh dengan berton-ton besi pemecah ombak. angin cukup kencang di daerah ini,, tapi bagus pemandangannya.  serasa kita sedang berada di tengah laut.Di daerah tengah,, ada laguna. Anda bisa naik perahu maupun bebek-bebekan di sini. . dan di bagian paling barat,, Anda bisa duduk-duduk di pasir pantai menikmati deburan ombak dan semilir angin,,bermain-main air,, tapi ingat yya cukup di pinggir-pinggir ajja, biar gak terseret arus,,bahaya!!!! Disini juga tersedia Rumah makan yang menyediakan aneka seafood. enaaakk, ada penginapan alias losmen.. oya,,ada juga perkebunan buah naganya. sewaktu panen,saya lebih suka beli buah naga yang ukurannya kecil,dan dalemnya berwarna merah rasanya yang manis, sungguh nyummi :)

  • Pantai Trisik
    • Pantai Trisik merupakan pantai pertama di Kabupaten Kulon Progo yang akan ditemui bila anda melaju melewati lintasan Bantul - Purworejo, melewati Palbapang dan Srandakan. Berlokasi di wilayah Brosot, Kabupaten Kulon Progo, berjarak sekitar 37 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Pantai Trisik terletak sangat dekat dengan jalan raya sehingga sangat mudah dijangkau menggunakan kendaraan pribadi.
    • Perjalanan ke Pantai Trisik akan terasa menyenangkan dan tak begitu melelahkan meski jaraknya cukup jauh. Jalan menuju pantai ini sangat halus dan minim tanjakan, terdapat pula warung makan di kanan kiri jalan yang bisa menjadi tempat beristirahat bila lelah. Melewati jalur Palbapang dan Srandakan, anda juga akan dapat menikmati pemandangan Sungai Progo ketika melewati jembatan penghubung Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo. Tempat pelelangan ikan adalah salah satu tempat yang akan dijumpai ketika memasuki wilayah pantai ini. Tempat ini menjadi jantung bagi warga Trisik yang berprofesi sebagai nelayan sebab disitulah aktivitas jual beli ikan berlangsung. Biasanya tempat ini ramai sejak sesaat ketika nelayan selesai melaut mencari ikan.


  • Bukit Suroloyo


    • Tempat yang membuat saya mengangaaaaaaaa senganga-nganganya.Perjalanan ke suroloyo ini menantang sekali, jalanan yang licin terjal dan kadang berbatu. Untuk mencapai puncaknya harus menaiki puluhan atau bahkan ratusan anak tangga. .hehe. Tapi segalanya terasa impas begitu melihat pemandangan yang begitu indah, angin yang semilir, udara yang sejuk,,hijau dimana-mana. seger liatnya, bahkan dari sini kita bisa melihat candi borobudur di kejauhan. .

  • Goa Kiskendo
    • Gua Kiskendo terletak di kawasan pegunungan Menoreh, tepatnya di Dusun Sukamaya, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta. Terletak di ketinggian kurang lebih 800 meter dpl.
      Ada beberapa versi cerita tentang keberadaan gua ini. Menurut cerita gua ini ditemukan oleh seorang pertapa yang bernama Ki Gondorio sekitar tahun 1700 an. Sang pertapa kemudian menjadi juru kunci gua ini yang pertama. Pada suatu malam, ia bermimpi memasuki sebuah goa yang menyerupai kerajaan, dan mendapatkan petunjuk agar menamai 15 ruangan yang ada di dalam gua. Setelah terbangun Ki Gondorio mengikuti segala petunjuk yang diterimanya dalam mimpi. Selain cerita tersebut ada pula cerita versi lain. Ada yang bercerita bahwa gua ini muncul dari kisah pewayangan. Bahwa dahulu kala Gua Kiskendo merupakan sebuah kerajaan yang di pimpin seorang raja yang bernama Mahesosuro. Hingga saat ini masyarakat sekitar menganggap Gua Kiskendo sebagai tempat yang keramat. Bagi siapa saja yang ingin masuk ke gua, harus mematuhi beberapapantangan diantaranya tidak boleh membuang kotoran didalam gua, tidak boleh menghina atau merusak keadaan gua dan tidak boleh melakukan perbuatan yang berada diluar batas kesopanan.
      Anda dapat mengikuti alur cerita tentang Gua Kiskendo yang dikaitkan dengan kisah pewayangan (Ramayana) yang diukir pada dua relief di depan mulut gua. 

      Gua Kiskendo mempunyai 15 ruang:
      1. Lidah Mahesosuro, yaitu berupa batu yang mempunyai lidah. Konon, batu ini berasal dari lidah Raja Mahesosuro yang dipotong oleh Subali untuk mencegah agar Mahesosuro tidak dapat hidup kembali.

      2. Pertapaan ledek, yaitu tempat yang digunakan untuk bertapa agar sukses dalam berkesenian.

      3. Pertapaan Santri Tani, yaitu tempat yang digunakan untuk bertapa agar hasil pertanian dapat melimpah. Dahulu, tempat ini pernah digunakan sebagai tempat tinggal para petani yang hidup di daerah sekitar gua.

      4. Pertapaan Subali, yaitu tempat Subali bertapa sebelum bertempur melawan Mahesosuro dan Lembusuro (manusia berkepala lembu).

      5. Sumelong, yaitu sebuah lubang yang dapat menembus ke atas. Menurut mitos, lubang yang terletak di tengah gua ini ialah tempat Subali keluar dari gua karena mulut gua ditutup oleh Sugriwo.

      6. Lumbung Kampek, yaitu tempat penyimpanan barang-barang berharga dari Kerajaan Gua Kiskendo.

      7. Selumbung, yaitu lumbung makanan Kerajaan Gua Kiskendo.

      8. Gua Seterbang, adalah gua yang masih satu bagian dari Gua Kiskendo. Konon, gua ini terhubung dengan laut selatan.

      9. Keraton Sekandang, yaitu pusat Kerajaan Gua Kiskendo. Di tempat inilah Subali bertempur melawan Mahesosuro dan Lembusuro.

      10. Pertapaan Kusuman, merupakan tempat bertapa untuk memperoleh derajat yang tinggi.

      11. Padasan, adalah sumber air pada masa kejayaan Kerajaan Gua Kiskendo.

      12. Sepranji, berfungsi sebagai pusat peternakan pada jaman Kerajaan Gua Kiskendo.

      13. Babat Kandel, berupa batuan-batuan yang mirip dengan usus perut manusia. Menurut cerita, babat ini merupakan isi perut Mahesosuro yang dibuang oleh Subali.

      14. Sawahan, yaitu tempat menanam padi.

      15. Selangsur, yaitu tempat serdadu Kerajaan Gua Kiskendo bertempur melawan Subali.


  • Waduk Sermo

    • Berkunjung ke waduk ini, sering ngrasa adem banget karena berada di ketinggian. Dan banyak pohon-pohon hijau yang menyejukkan hati dan mata ini. Letaknya di kecamatan Kokap. Tempatnya tenang dan sunyi,, kalo lagi sepi. .hehe. . dan banyak para pengunjung yang memancing ataupun berekreasi bersama keluarga. Ada juga penduduk yang menyewakan perahu untuk berkeliling waduk. Beberapa kali saya menyempatkan diri untuk mengelilingi waduk ini dengan sepeda motor. Dan butuh waktu berjam-jam sampek pantat pegal-pegal untuk memutari seluruh kawasan ini.silahkan buktikan :) 


    • Kali Biru

      • Dibandingkan Pantai Glagah ataupun Waduk Sermo, Kalibiru cukup jarang saya kunjungi. bukan apa-apa tapi karena medannya yang tidak cocok dengan kepribadian saya,,jadi enggan deh.hehe.padahal tempatnya bagus banget,,tapi untuk menuju ke sana yang sulit. Seperti halnya Suroloyo, sampai di parkiran kita harus berjalan kaki untuk mencapai puncak Kalibiru. sekitar 15-20 menit berjalan kaki. Namun bedanya dengan Suroloyo, jalanan menuju Kalibiru masih berbatu. sepanjang perjalanan, di kanan kirinya terlihat beberapa penginapan dan sampai di atas, Anda akan disuguhi hijaunya pemandangan indah dari ketinggian.Selain itu ada juga wahana outbond seperti flying fox.Cocok untuk berpetualang bersama keluarga ataupun pacar..hihi

    • Pemandian Clereng
      • Kolam renang yang sudah ada sejak dari saya masih kecil. Terletak di Desa Sendangsari Pengasih Kulon Progo. Pemandian ini merupakan kolam mata air alami dari Clereng. Berlantaikan bebatuan dan berdindingkan batuan cadas yang di beberapa tempat telah berlumut, terutama yang berada di bawah rimbun pepohonan. Selain itu juga, pemandian alamiah ini  telah ditambah dengan dua buah kolam renang buatan berkedalaman 0,5 hingga 2 meter. Banyak orang percaya jika mandi atau membasuh muka dengan air dari mata air clereng ini dapat memberikan awet muda dan keselamatan di dunia. Kolam renang pemandian clereng ini juga dipercaya dapat memberikan keberhasilan bagi orang yang mandi di sini juga memberikan ketentraman. Nyata atau tidak tentang hal itu, ini adalah sebuah kepercayaan yang masih dianut oleh masyarakat setempat, bahkan saat waktu tertentu masih banyak orang-orang yang datang dari luar kota atau bahkan luar Pulau Jawa.

      • Pemandian ClerenG ini selalu ramai oleh PenGunJung di setiap hari libur atauPun saat menJelang Ibadah Puasa. Jika menJelang Bulan Ramadhan lokasi ini diJadikan temPat Padusan atau mandi bersama-sama oleh masYarakat sekitar. Di lokasi ini juGa memberikan fasilitas sePerti kamar mandi sebaGai temPat bilas, warunG kuliner, temPat duduk di sekitar kolam, area Parkir yanG cukuP luas dan pada saat tertentu terdapat Pasar Wage serta Pasar Pahing. 


    • Pusat Penyelamatan Satwa Jogja (PPSJ)
      • Desa wisata ini beralamat di Dusun Paingan, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo ini pada tahun 2003 atas prakarsa antara PHKA (Perlindungan Hutan Konservasi Alam) dengan The Gibbon Indonesia (LSM) dari Eropa. Dalam perkembangannya, tahun 2005 kerja sama tersebut berakhir dan sekarang total dikelola oleh Yayasan Gibbon Indonesia. Di sini juga terdapat cottage yang mampu menampung sekitar 200-300 orang.

    • Air Terjun Sidoharjo
    13009370571276241274


      • Terletak di pedukuhan Gonalangu, Desa Sidoharjo, Kecamat kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, DIY. Jika anda ingin berwisata ke air terjun ini dapat ditempuh dengan 1,5 jam perjalan dari Yogjakarta. Anda dapat mengambil rute melalui kota Godean terus kearah barat, kemudian akan sampai perempatan Nanggulan. Ambil arah Dekso, setelah sampai dipasar Dekso ambil arah Samigaluh. Sepanjang perjalanan Anda akan disuguhi panorama alam yang menakjubkan. Hamparan sawah-sawah petani dan suhu udara yang dingin akan sangat memanjakan mata dan diri Anda. Kondis jalan yang baik dan beraspal akan mempermudahkan perjalanan andamenuju lokasi. Namun agaknya harus berhati-hati kondisi jalan agak menanjak. Ikuti jalan terus sampai anda memukan MTS Sidoharjo, kemudian belok kanan masuk jalan kecil sebelah MTS tersebut. Saya sarankan Anda bertanya dengan warga sekitar karena letak air terjun yang tersembunyi.
        Air Terjun Sidoharjo merupakan salah satu air terjun yang sangat asri dan masih perawan. Hal itu dapat dilihat dari kondisi jalan menuju air terjun yang masih asri, ditambah lagi dengan keelokan pemandangan yang disajikan. Air terjun yang mempunyi ketingian 75 meter ini memang masih belum dikenal orang banyak sehingga masih cukup alami. Kondisi sekitar air terjun yang tidak banyak terdapat batu-batuan besar dan sangat bersih sangat cocok untuk berfoto ria.Pepohonan yang rindang menambah sejuknya udara. Air yang bersih, jernih dan tidak terlalu dalam senantiasa akan untuk mengoda untuk berenagan atau hanya sekedar bermain air. Berdasarkan pengalaman, sebaiknya Anda tidak berkunjung di musim kemarau. Karena saat itu air terjun tidak terlalu deras, dan air sungainya agak keruh.

      Tidak ada komentar:

      Poskan Komentar